BUDAYA

ASDP Hadirkan Layanan Budaya dan Kenyamanan Penyeberangan di Danau Toba

By : NARABISA

Diterbitkan pada 18 Sep 2026, 00:13 WIB

SAMOSIR 18 September 2026 — Layanan kapal penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di lintasan Pelabuhan Ajibata menuju Tomok tidak hanya menjadi andalan konektivitas fisik, tetapi juga menghadirkan pengalaman pelayanan yang hangat bagi para penumpang. Sejak pagi hari, kesiapsiagaan petugas ASDP terlihat di dermaga saat mengarahkan alur masuk kendaraan roda dua dan roda empat melewati rampa kapal secara tertib dan aman.

Petugas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatur alur kendaraan yang memasuki kapal melalui movable bridge Pelabuhan Ajibata. Kesiapsiagaan alur boarding menjadi awal komitmen ASDP dalam menjaga kelancaran dan keselamatan penyeberangan perairan.

Pelayanan prima tersebut berlanjut hingga kapal penyeberangan roro mulai membelah perairan Danau Toba. Untuk memberikan kenyamanan serta hiburan selama pelayaran, ASDP menyuguhkan pertunjukan tarian tradisional Tor-tor di atas geladak terbuka kapal. Alunan musik khas Batak yang menggema di tengah hamparan danau menciptakan suasana ramah budaya yang disambut antusias oleh para wisatawan maupun warga lokal.

Penari membawakan tarian tradisional Tor-tor di atas geladak kapal penyeberangan ASDP rute Ajibata ke Tomok. Sajian seni budaya ini hadir untuk menghibur penumpang sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata di perairan Danau Toba.

Kehadiran pertunjukan budaya ini menjadi nilai tambah dalam standar pelayanan publik yang ditawarkan ASDP. Para penumpang yang berada di dek atas tampak menikmati jalannya pelayaran sambil menyaksikan gerakan anggun para penari yang mengenakan pakaian adat ulos. Bahkan beberapa penumpang turut berinteraksi dan menari bersama di geladak, menjadikan perjalanan antarpulau terasa menyenangkan dan berkesan.

Dalam kerangka penguatan jalur transportasi laut dan perairan nasional, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan komitmen untuk tidak hanya memindahkan sarana angkutan barang dan penumpang, tetapi juga mengintegrasikan nilai kearifan lokal pada sektor pariwisata. Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan dukungan moda transportasi perairan yang tidak sekadar laik laut dan aman, melainkan juga mampu mempromosikan daya tarik budaya daerah.

Para penari menyapa dan berinteraksi dengan penumpang di atas geladak kapal ASDP. Integrasi kearifan lokal dalam pelayanan kapal roro menjadi wujud dukungan ASDP terhadap penguatan pariwisata dan konektivitas nasional.

Transformasi pelayanan ASDP secara bertahap terus dirasakan masyarakat, mulai dari kemudahan pemesanan tiket digital Ferizy sebelum tiba di pelabuhan, kelancaran proses boarding, hingga penyediaan fasilitas umum dan hiburan di atas kapal yang tertata rapi. Seluruh sarana keselamatan seperti jaket pelampung dan penataan alur penumpang tetap diutamakan demi menjamin keamanan pelayaran.

Melalui perpaduan keandalan operasional armada dan keramahan pelayanan berbasis budaya, ASDP terus memperkokoh perannya sebagai penggerak utama jalur penyeberangan perairan nasional yang kontributif bagi pariwisata dan perekonomian daerah. narabisa/cmth